Bunga Menjadi korban Keperkasaan pusaka Pak Budi Penjaga Losmen
Cerita Dewasa Taroslot: Ambri (22thn) dan pacarnya Bunga (20thn), mereka masih sama-sama duduk dibangku kuliah di sebuah universitas terkenal di kota Medan. Pacar Ambri (Bunga) memiliki paras yang cantik dengan dada dan pinggul yang bisa dibilang montok, ditunjang pula dengan tubuh yang langsing seperti model sehingga tak heran banyak teman-teman Ambri yang merasa sirik dan cemburu ketika Bunga memutuskan untuk berpacaran dengan Ambri.
“Anjirrr Di, pacar loe bener-bener kayak bidadari dech.. udah cantik, baik pula, beruntung banget loe dapetin dia!” hampir teman-teman Ambri bilang begitu… Setiap liburan mereka sering menginap di sebuah losmen favorit mereka di daerah wisata S********* dibilangan kota batu.
Tanpa sadar setiap mereka menginap di villa itu ada sepasang mata yang selalu mengawasi mereka terutama Bunga. Sebut saja Budi (35) suami dari Riska (30) perawat villa yang biasa mengantarkan handuk bersih dan sabun setiap ada tamu yang datang. Budi berkerja sebagai penjaga gerbang divilla itu. Dan Budi sangat hafal hari dan jam berapa Ambri dan Bunga datang. Sore itu Yanti sudah berkemas-kemas karena ada keluarganya yang sakit di Surabaya.
Namun karena ada tamu datang dia ingin menyiapkan keperluan tamunya dulu. Disinilah niat jahat Budi muncul, Karena sebenarnya Budi sudah lama terpesona dengan kemolekan tubuh Bunga. Ketika Riska hendak mengantarkan keperluan tamunnya dengan sigap Budi menghentikannya
“Bu’e berangkat saja…nanti kemaleman dijalan, biar saya saja yang mengantarkan keperluan tamu”, ujar Budi.
“Baiklah pa’e..titip rumah sama villa ya..bu’e sama Tole (anak laki-lakinyanya) paling cuma pergi 2 hari”, dan tdk lama setelah itu Yanti pulang kerumah yang memang berada dibelakang villa untuk kemudian pergi. Budi pun tersenyum lebar mendengar ucapan Yanti.
Sementara itu didalam kamar Ambri sedang memeriksa kado yang memang sudah dibawanya. Hari itu Citra memang sedang berulang tahun dan Ambri bermaksud ingin memberikan kejutan kepada Bunga.
” Yank aku punya kado special niy buat kamu ” sambil menunjukan sebuah bungkasan kecil kepada Bunga.
” Apa itu Yank…? ” Tanya Bunga sambil tersenyum.
” Wah tapi ada saratnya nih “. Jawab Ambri.
” Apa sih saratnya? kamu bikin penasaran aja dech” ujar Bunga.
” Mata kamu harus ditutup dulu dan jgn dibuka sampai aku yang bukain “.
” OKe..!! “jawab bunga bersemangat. Setelah menutup rapat mata Bunga, Ambri berniat memasangkan cincin ketika Bunga sedang bugil,
dan mereka dikelilingi lilin ketika bercinta. Ketika sedang asik dengan lili-lilinnnya Ambri terkejut mendengar suara pintu kamar mereka diketuk.
” Sebentar ya yank itu paling Bu Riska nganterin anduk sama sabun ” ujar Ambri Mendengar ucapan Ambri, di, Bunga hanya menganggukan kepalanya.
Sempet kaget juga pas membuka pintu yang mengantarkan bukannya Bu Riska tapi malah Pak Budi.
“Loh kok malah Bapak yang nganterin ??”, tanya Ambri bingung.
“iya mas istri baru saja menjenguk sodaranya yang sakit diSurabaya, karena takut kemalaman makanya biar saya saja yang mengantarkan”, jawab Budi ramah.
Ketika sedang memberikan handuknya, tiba-tiba saja Budi langsung mendekap tubuh Ambri yang memang lebih kecil dari belakang.
Lalu leher bagian belakang Ambri dipukul dan seketika itu pula Ambri pingsan. Sebenarnya letak villa itu jauh dari keramaian dan sedikit terpencil, namun agar tdk menggangu aksi busuknya Budi mengikat tangan dan kaki Ambri juga tdk lupa menyumpal mulut Ambri dengan kertas dan diplester.
Setelah merasa cukup aman Budi mengunci pintu dan mendudukan Ambri disebuah kursi yang dihadapkan kespring bed. Ketika melihat Bunga yang duduk diranjang dngn mata tertutup Budi tampak senang
” Wah gak perlu susah payah ngentot nih anak, pasti dia pikir saya pacarnya ” ucap Budi dalam hati.
” Yank kok lama sih surprisenya?? ” tanya Bunga semakin.
” Apa Surprise ?”. Senyum Budi semakin mengembang.
Budi Cuma diam dan dia langsung menghampiri bunga lalu coba membuka resleting jaketnya. Budi sangat terkejut setelah menanggalkan jaket bunga, Karena ternyata dia langsung bisa melihat dua bukit kembar sebesar jeruk bali hanya ditutupi bra sedikit trasnparan bewarna merah. Budi membantu Bunga berdiri, karena yakin itu Ambri, Bunga mulai membuka bra dan jeans ketatnya. Budi pun semakin melenelan ludah dalam-dalam dan setengah tak percaya apa yang sedang dilihatnya.
“mimpi apa aku semalem?” pikir Budi. Bunga coba meranggkul dan mencium Budi karena dia pikir itu Ambri.
Tapi buru-buru Budi menahan bibir mungil Bunga
“ssssssssttttttt,,,,,,”. Bunga pun terdiam.
Budi menuntun Bunga berbaring diranjang dan mengikat kedua pergelangan tangannya diujung ranjang. Bunga terlihat pasrah sambil berucap,
“aduuh yank kok pake diiket-iket segala sih, langsung kesurprisenya aja dong aku dah gak tahan nih…”. Mendengar suara Bunga yang manja Budi langsung memulai menjilati kaki Bunga yang sengaja tak diikatnya,
“ sssshhh geli yank “ Bunga mendesah merasakan ada lidah yang mengjilati seluruh kakinya. Desahan Bunga semakin menjadi ketika lidah Budi mulai mengarah kepaha dan selangkangan.
Lidah Budi sempat terhenti didepan memek yang masih terbungkus G-string. Budi sedikit menggeser dan mulai memainkan lidahnya dibibir memek Bunga
Sesekali lidahnya dimasukan dalam-dalam ke memek yang memang jauh lebih wangi dibandingkan milik istrinya. Bunga sedikit kaget ketika jari yang lebih besar mulai dimasukkan kedalam lobang nikmatnya. Tapi Bunga hanya bisa menikmati perlakuan “terus yank..lebih dalam lagi”. Ujarnya semakin lirih karena birahinya mulai memuncak. Hampir 10 menit Budi menjilat klirotis dan mengocok memek Bunga ketika tiba-tiba seluruh badan bunga menegang dan menyemburkan cairan kewajah Budi. Tubuh Bunga masih lemas karena orgasme pertamanya ketika Budi bangun dan membuka seluruh pakainnya.
Tamparan keras menyadarkan Ambri.
“ Hey bodoh jgn pingsan aja, kamu harus liat pacar kamu bakal ketagihan ngerasain rudal saya yang besar ini…hahaha”. kalimat itu yang dibisikan Budi ketelinga Ambri.
“ Hhmmmmppphhhh”. Cuma itu yang bisa Ambri ucapkan.
Ambri sempat terpaku ketika melihat ukuran penis Budi yang 3x lebih besar dibanding miliknya. Tampak pas dengan badan kekar dan hitamnya. Tapi Ambri hanya bisa menggoyang-goyangkan kursi sambil mengeluarkan suara-suara aneh dari mulutnya yang terhalang plester. Tampak wajah penuh penolakan melihat sebentar lagi wanita yang sangat dikasihinya akan digenjot oleh pria lain yang memiliki penis 3x lipat lebih besar dari miliknya. Ambri hanya bisa pasrah menyaksikan peristiwa itu.
Ambri hanya bisa melihat dari samping ranjang dengan tangan dan kaki terikat serta mulut yang disumpal ketika Budi mulai menaiki ranjang melepas penutup terakhir di tubuh bung. Budi melirik sambil tersenyum kearah Ambri ketika rudal miliknya digesek-gesekkan kememek Bunga yang memang baru dicukur.
“ Ssssshhh Yank ayo dimasukin aku udah gatel banget nih “. Desah Bunga.
Budi yang memang sudah sangat bernafsu mulai mencoba memasukan penisnya perlahan, baru topi bajanya yang masuk bibir memek & klirotis Bunga sudah ikut tertarik kedalam .
4 sampai 5 kali dorongan barulah seluruh penis Budi menghilang ditelan memek sempit Bunga.
” aaaaaacchh “, erangan panjang dari mulut Bunga. Dia sangat bingung kenapa penis Ambri bisa jadi sangat besar ,
“apa ini surprise dari Ambri …? “ pikir Bunga Yang jelas ada sensasi yang jauh lebih nikmat dirasakan Bunga ketika penis yang jauh lebih besar menyundul mulut rahimnya seakan-akan tdk ada tempat lagi dilobang memeknya.
“ Kok bisa lobang sesempit itu dimasukin penis sebesar itu???”, pikir Ambri
Budi yang memang jauh lebih pengalaman coba memainkan birahi Bunga. Sambil memejamkan mata dia hanya mendiamkan penis besarnya dilobang Bunga. Dan saat merasa Bunga sudah mulai bisa menerima barulah Budi memaju mundurkan pantatnya pelan-pelan.
“aaachh sssshh”,hanya suara itu yang bisa Bunga ucapkan.
Budi pun makin bersemangat mendengarkan desahan-desahan Bunga. Melihat adegan ini tanpa sadar Batang Ambri menegang. Karena belum pernah Ambri melihat Bunga digenjot pria lain didepan matanya.
Hampir 20 menit tubuh putih mulus Bunga digarap Budi. Bunga tampak lemas karena selama ditunggangi Budi sempet 2x Bunga orgasme.
Ambri sampai terheran-heran karena biasanya Bunga jarang bisa orgasme. Apalagi sering kali Bunga sudah keburu keluar ketika Bunga baru mau sampai. Mengetahui Bunga melemah Budi menghentikan gerakannya. Ada rasa lega tapi juga kehilangan dirasakan Bunga ketika penis Budi dicabut dari lobangnya.
Memahami kelelahan Bunga, kedua puting mungil Bunga dihisap dalam-dalam oleh Budi. Lidah Budi perpetualang keseluruh dada dan leher Bunga. Sambil sesekali Budi memasukan kepala penisnya ke lobang Bunga Terlihat bekas merah bekas cupangan Budi didaerah dada dan leher bunga. Menerima serangan ini birahi Bunga kembali naik .
“Yank masukin lagi ya” , ucapan terakhir Bunga karena ketika Budi kembali menggenjot memek sempit Bunga hanya rintihan dan erangan yang keluar dari bibir Bunga.
5 menit berselah Budi masih terlalu perkasa sampai akhirnya terpikir oleh Budi untuk membuka penutup mata Bunga agar dia tau bahwa yang sebenanya sedang menungganginya bukan pacarnya melainkan Lelaki biadab bernama Budi.
Sambil menghisap puting Bunga, Budi coba membuka kain yang digunakan untuk menutup matanya.
“Paaachh ooch jaanggannh’’, Bunga tak percaya apa yang sedang terjadi. Dihadapannya ada Bapak-bapak tua yang sedang mengerjainya.
“ampuuunnhh paaacckh , suudaaahh “, pinta Bunga memelas.
Saat matanya menatap Ambri tak berdaya ada rasa sedih tapi rasa itu berubah menjadi nikmat saat penis Budi terus menghujam memek yang selama ini hanya diberikan kepada Ambri
Bunga juga kagum merasakan keperkasaan Budi karena sudah hampir 1 jam Bunga digarap Budi belum ada tanda-tanda Budi mau mengeluarkan spermanya malahan Bunga terus mengalami orgasme beruntun.
“ ssssshhhh aaaccch suuudaaah paaakkhh “, sesekali ucapan itu keluar saat serangan rudal raksasa milik Budi terus menerus diterimanya.
Sebenarnya Bunga juga menikmati pergumulan itu hanya saja di selalu memalingkan wajahnya dari hadapan Ambri yang dari tadi memperhatikan mereka. Bunga masih menjaga perasaan Ambri
Lagi-lagi Bunga hampir mencapai puncak begitupun Budi, mengetahui hal itu Budi mempercepat gerakannya, tak hanya itu Budi juga membuka ikatan tangan Bunga
“aakkuu keeeluuarrh paakhh” , Teriak Bunga
“ Iyaaa Saayaangg akkuu juuggaa..aaachhhh “. Dan yang membuat Ambri sangat tercengang melihat kejadian itu , dimana tangan Ambri yang sudah tdk terikat menekan erat-erat pantat Pak Budi seakan tau mau melepasnya ketika cairan hangat menyembur dari memek sempitnya.
Disaat yang sama Budi menumpahkan begitu banyak sperma di liang memek Bunga, hal yang belum pernah dilakukan Ambri sebelumnya karna takut Bunga hamil. Tapi memang birahi Bunga yang sudah tdk terkontrol lagi bunga sudah tdk peduli akan hal itu. Ardi berpikir bunga juga menikmati perlakuan Budi terhadapnya.
Dan yang lebih membuat Ambri cemburu sekaligus marah ketika sadar atau tdk bunga melumat Budi dengan penuh mesra dan tanpa paksaan layaknya suami istri yang kelelahan setelah habis-habissan bertarung diranjang. Setelah rudal Budi mulai mengecil barulah dia menariknya dan bangun. Bunga tampak sangat kelelahan .
“ Nak cantik sekarang ayo kita mandi dan jangan melawan kalau masih mau selamat “ ujar Budi dengan nada mengancam.
Bunga sempat melihat Ambri dan bilang “ sorry honey “. Ambri pun hanya pasrah melihat bunga digiring kekamar mandi yang ada sudut kamar. Dan Ambri hanya bisa membayangkan apa yang bakalan terjadi disana.
Akal bulus Budi tdk berhenti sampai disitu sesampainya dikamar mandi Budi teringat ucapan bunga tentang Surprise akhirnya dia coba menghasut Bunga
“ maaf ya cantik, saya sebenernya tdk mau melakukan hal ini ke wanita baik-baik seperti kamu”. Ujar Budi coba mempengaruhi bunga
“ Tapi sebenarnya semua ini rencana pacar kamu itu. Dia meminta saya menjalankan kemauannya untuk membuat kejutan kepadamu”.
“Pacarmu bilang dia pengen ngeliat kamu dientot lelaki lain”. Budi memperjelas lagi.
“ Apaaa…!! Jadi ini scenarionya Ambri, Sial betul dia, memang aku cewe apaan..” Bunga naik darah mulai terhasut kebohongan Budi.
“ Baiklah klo itu mau nya, dia akan melihat semuanya.” Ucap Bunga lagi.
Bunga yang emosi karena tipuan Budi berubah menjadi binal. Dia membuka pintu kamar mandi dan menarik Budi disudut kamar mandi. Dari arah itu Ambri dapat melihat dengan sangat jelas Bunga dan Budi saling bertukar lidah sambil berpelukan mesra. Ambri pun semakin binggung melihat perubahan sikap Bunga itu. bunga yang tadinya pendiam dan sempat iba melihat Ambri berubah menjadi binal dengan tatapan matanya seakan ingin menunjukan sesuatu kepada Ambri.
“ aaachhh enakkhh sayaaanghh “ ringis Budi keenakan ketika lidah Bunga mulai menjalar keleher dan menghisap puting hitam Budi.
Tdk berhenti sampai kesitu jilatan Bunga mulai turun keselangkangan Budi. Penis besar itu mulai dihisap Bunga, walau terlihat agak kesulitan tapi batang Budi bisa dihisapnya dalam-dalam sambil sesekali jilatannya diarah kan ke buah pelir Budi dengan lihai.
Budi menarik Bunga berdiri dan membalik tubuh sexy Bunga menghadap ke pintu. Budi jongkok dan mulai menghisap rakus kemaluan Bunga.
“ Yaa sayaanggh isaaaph teerrruuuzz sshhhh”, racau Bunga mulai bangkit lagi birahinya.
Budi mulai kesetanan dia berdiri dan mulai memasukan batangnya kememek bunga
“ sssshhh ooohhh” Desah Bunga saat seluruh batang Budi dimasukkan.
Budi mulai menggenjot sambil tangannya meraba dan memutar-mutar kedua puting bunga dari belakang.
“plok plok plok plok” terdengar suara dua kelamin yang beradu.
“penis muuu enaaak sayaangg…teruuuzz entooot akuu…”. Budi tdk bisa menjawab karena tiba-tiba Bunga menengok kebelakang dan langsung menyambar bibir Budi.
Bunga yang birahinya sudah tak beraturan menahan gerakan Budi dan melepaskan kemaluaannya, kemudian menyuruh Budi duduk diclosed dan menaiki batang perkasa Budi. Bak penunggang Rodeo Bunga bergoyang sangat liar.
15 menit berselang Budi mencoba berdiri sambil menggendong Bunga dengan penis yang masih menancap. Dan tanpa aba-aba Budi menutup pintu kamar mandi untuk kemudian kembali mengerjai Bunga sepuas hatinya. Ambri penasaran akan apa yang terjadi didalam sana. Hanya jeritan kenikmatan Bunga dan Budi yang bisa didengar Ambri. Selama 40 menit didalam sana Ambri sempat mendengar beberapa kali Bunga berteriak histeris menandakan lagi Bunga mendapat orgasme beruntun dan terakhir Budi melenguh panjang.
Ardi baru bisa bernafas lega ketika jeritan-jeritan tadi menghilang dan hanya terdengar suara kucuran shower menandakan 2 insan didalamnya sedang mandi bersama layaknya kekasih yang sedang kasmaran.
Budi dan Bunga sudah berlilitkan handuk sekeluarnya dari sana. Bunga menggandeng tangan Budi dan bilang “ sayang abis ini kita makan dulu yuk, aku laper nih…” ajak Bunga manja. Budi menganggukan kepalanya sambil tersenyum. Kemudian mereka berpakaian , Bunga sama sekali tdk melirik kearah Ambri seakan-akan hanya ada Bunga dan Budi diruangan itu. Akhirnnya Ambri hanya bisa mendengar pintu ditutup dan suara motor yang mulai menjauh meninggalkannya sendiri. Udara kota Batu yang dingin membuat Ambri tertidur.
2 jam berselang Ambri masih tertidur diposisinya semula. Sampai akhirnya Ambri terbangun dan melihat Budi berjongkok membelakanginya sambil bibirnya menjelajahi seluruh kemaluan Bunga yang duduk dipinggir ranjang sambil tangannya menjambak rambut Budi. Menyadari korbannya terbangun Budi menghentikan aktifitasnya.
“ Sayang aku mau liat dong , seberapa kuat laki-laki sialan ini “. Bunga tersenyum seolah tau kemaun Budi dengan sigap Bunga pun membuka celana Ambri dan langsung memasukan batang Ambri yang memang sudah berdiri melihat adegan Bunga dan Budi barusan.
Tanpa komando bunga mulai bergoyang dipangkuan Ambri. Bunga merasakan hambar karena batang Ambri memang tdk seperkasa milik Budi.
15 detik bertahan akhirnya Ambri mengeluarkan spermanya. Bunga semakin mempercepatnya kocokannya tapi tersadar karena penis Ambri tiba-tiba menciut dan keluar sendiri dari lobang Bunga. Sambil berdiri Bunga membersihkan memeknya dengan handuk.
“ Ach bikin kotornya aja nih..!!! emang dasar cowo loyo…!!!”, Bunga marah-marah.
Sambil tersenyum puas Budi mengampiri Ambri,
“Hey tolol Cuma segitu kemampuanmu ?”. bentak Budi
“ Sekarang kamu liat bagaimana seharusnya memperlakukan wanita secantik ini” ucapnya terhadap Ambri.
Merasa tersanjung Bunga pun memeluk mesra tubuh kekar Budi seraya berucap,
“ Ach sayang kamu bisa aja, ayo kita mulai lagi…aku dah gak tahan disodok punyamu yang perkasa ini, gak kaya punya cowo sialan itu…LOYO …!!!sambil menggengam batang Budi. Ambri Cuma semakin lemas dan pasrah mendengar ucapan Bunga tadi.
Sepanjang malam itu Bunga dan Budi menumpahkan birahinya diatas ranjang tentunya dihadapan Ambri. Semua posisi dicoba oleh Budi. Entah berapa kali Budi sudah memuncratkan spermanya dimemek sempit itu.
Sedangkan Ambri juga berulang kali mendengar jeritan histeris dari bunga saat mendapatkan orgamse. Barulah sekitar pukul 3 pagi bunga tertidur dipelukan Budi. Ambri dapat melihat Budi dan Bunga yang tdk berbusana ketika tertidur sambil berpelukan mesra layaknya suami istri yang kelelahan setelah bertarung habis-habisan diranjang. Ardi hanya bisa terdiam menyaksikan kejadian itu dan akhirnya Ambri pun tertidur tanpa bisa berbuat apa-apa.
Link Terpercaya sebagai berikut : Bandar Togel, Bandar Bola , Agen SBOBET, Bandar Casino Indonesia, Slot Terpercaya, Bandar Slot Online , Taroslot
Silahkan di Add Contact Kami ya Bosku
WHATSAPP : +62813-8453-6907
TELEGRAM : taroslot_bot
LINE : 82116524506
TWITTER : @tarosl0t
Terima Kasih ^^



Komentar
Posting Komentar